Berbagai Jenis Infeksi yang Dapat Diatasi dengan Obat Lapimox

Ada berbagai macam sumber penyakit, mulai dari makanan yang tidak sehat, cuaca yang buruk, bawaan gen, virus, hingga bakteri. Tiap sumber penyakit juga cenderung menimbulkan reaksi yang berbeda-beda. Ada yang mengalami peradangan, infeksi, dan komplikasi lainnya. Biasanya untuk mengatasi hal ini dibutuhkan obat yang berbeda. Beberapa infeksi misalnya membutuhkan obat Lapimox untuk mengatasinya. Ada juga yang membutuhkan antibiotik jenis lainnya.

Untuk pengobatan yang membutuhkan bantuan antibiotik seperti obat Lapimox, resep dari dokter harus disertakan. Ini dikarenakan antibiotik merupakan salah satu jenis obat yang dosisnya harus presisi untuk membunuh bakteri dan menyembuhkan infeksi. Terlalu sedikit maka bakteri yang hendak dibunuh tidak akan melemah, tapi jika terlalu banyak bakteri akan jadi kebal terhadap antibiotik. Sehingga obat ini tidak bisa diberikan sembarangan. Apa saja jenis penyakit yang membutuhkan obat Lapimox?

Infeksi Saluran Pernapasan

Infeksi saluran pernapasan atau yang disebut Respiratory Tract Infections (RTI) adalah salah satu jenis infeksi yang disebabkan oleh virus atau bakteri. Penyakit ini dapat menyerang salah satu organ dalam sistem pernapasan dan ditandai dengan beberapa gejala, antara lain:

  • Batuk berlendir
  • Bersin
  • Sakit tenggorokan
  • Sesak napas atau dada sesak
  • Demam

Penyakit infeksi saluran pernapasan juga dapat menyebar lewat udara ketika penderitanya batuk atau bersin. Karena itu, salah satu pencegahan yang penting adalah dengan menutup mulut dan hidung saat batuk maupun bersin. Sementara itu, untuk mengatasi infeksi saluran pernapasan, pasien perlu menjalani beberapa pemeriksaan. Jika disebabkan oleh bakteri, maka dokter umumnya akan meresepkan antibiotik seperti obat Lapimox.

Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Nggak jauh berbeda dengan RTI, ISK merupakan penyakit infeksi pada bagian saluran kencing seperti ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. ISK sendiri dapat disebabkan oleh bakteri dari feses lewat uretra (saluran penghubung lubang jalur keluar urine dan kandung kemih). Bakteri tersebut akan menempel dan berkembang biak di dinding kandung kemih sehingga menyebabkan infeksi.

ISK dapat menimbulkan beberapa gangguan dan gejala seperti:

  • Urine berwarna keruh
  • Rasa terbakar atau pedih di area tempat keluarnya urine saat buang air kecil
  • Meningkatnya keinginan buang air kecil namun dalam jumlah sedikit
  • Nyeri pada area panggul
  • Urine berwarna kemerahan atau kecoklatan

Untuk menentukan diagnosa, terdapat dua kemungkinan tes yang harus dilalui, yakni urinalisis atau pemeriksaan sampel urine dan kultur urine yang dapat mengetahui jenis bakteri penyebab infeksi. Setelah mengetahui apa penyebabnya, dokter biasanya meresepkan antibiotik oral seperti obat Lapimox untuk membunuh bakteri. Penderita ISK juga perlu menerapkan terapi mandiri seperti mengonsumsi air putih dalam jumlah banyak dan mengurangi konsumsi kafein atau pemanis buatan.

Tipes atau Demam Tifoid

Tipes atau demam tifoid adalah jenis penyakit infeksi ketiga yang dapat diatasi dengan mengonsumsi obat Lapimox. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi dan paratyphi. Penderitanya bisa saja tertular lewat makanan atau minuman yang terkontaminasi dua jenis bakteri ini. Jika sudah terinfeksi, akan timbul beberapa gejala tipes, yakni:

  • Demam tinggi
  • Sakit kepala
  • Tubuh terasa lemas
  • Kelelahan
  • Sakit perut
  • Batuk kering
  • Diare atau sembelit

Meski memang terdengar umum, penyakit tipes yang tidak diatasi segera dapat menimbulkan dampak yang lebih serius seperti robekan pada usus hingga pendarahan di saluran cerna. Untuk itu, dokter umumnya akan memberikan obat Lapimox untuk membunuh bakteri di dalam saluran cerna. Sebagai antibiotik, obat Lapimox merupakan obat keras yang mengandung amoksisilin trihidrat untuk mengobati infeksi akibat bakteri. Selain itu, dokter juga dapat meresepkan parasetamol atau ibuprofen untuk mengatasi gejala lainnya seperti demam dan sakit kepala.

Penderita tipes atau demam tifoid juga perlu banyak beristirahat, mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, serta meningkatkan asupan air putih.

Apabila Anda mengalami gejala dari penyakit infeksi, hendaknya dikonsultasikan lebih dahulu pada pakarnya. Anda bisa memeriksakan diri secara online lebih dulu dengan mengunduh aplikasi SehatQ yang tersedia di Google Play dan App Store.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *