7 Penyebab Maag dan Cara Mengatasinya

Rutinitas harian dapat terganggu oleh rasa mual dan nyeri yang tiba-tiba saja menyerang pada bagian perut. Kondisi ini bisa saja mengindikasikan maag yang kambuh. Tidak hanya sekali dua kali, kondisi maag bisa terus berulang jika Anda tidak mengetahui penyebab dari kondisi tersebut.

Penyebab maag yang perlu diwaspadai

Banyak orang masih beranggapan bahwa maag terjadi akibat kebiasaan telat makan. Produksi asam lambung akan meningkat jika perut dibiarkan kosong dalam waktu yang cukup lama. Namun, ada beberapa penyebab maag lainnya yang harus Anda ketahui. Simak 7 penyebab maag berikut yang mungkin Anda tidak anda sadari.

Kebiasaan konsumsi makanan pedas, berlemak, dan berminyak

Jika Anda penikmat makanan pedas, sebaiknya Anda mulai mengurangi konsumsi makanan tersebut. Lidah Anda mungkin akan tahan pedas, namun kandungan capsaicin yang terdapat dalam makanan tersebut beresiko memperlambat pengolahan makanan di lambung. 

Mengonsumsi makanan berlemak dan berminyak juga dapat meningkatkan produksi asam pada lambung. Hal ini akan berakibat lamanya waktu pengosongan pada lambung, lebih dari waktu normalnya.

Berbaring sehabis makan

Tanpa disadari, langsung berbaring sehabis makan dapat menjadi penyebab maag Anda kambuh. Sebab proses pencernaan makanan membutuhkan waktu untuk bisa sampai di dalam sistem pencernaan. Berbaring sehabis makan dapat memicu asam lambung serta makanan yang baru saja Anda makan, naik ke kerongkongan. Untuk itu, biasakan untuk memberikan jeda waktu sekitar 2-3 jam setelah makan jika Anda ingin tidur. 

Makan dalam porsi banyak dan cepat

Perhatikan cara makan Anda akhir-akhir ini. Apakah Anda makan dalam porsi banyak? Apakah Anda terbiasa makan dengan terburu-buru? Karena bisa jadi cara makan Anda lah yang menjadi penyebab maag sering kambuh. 

Makan dalam jumlah yang banyak, terlebih dengan terburu-buru memicu naiknya asam lambung. Anda bisa mengatur porsi makan secukupnya atau makan sekitar 4-5 kali dalam porsi kecil. Usahakan pula kunyah makanan sampai halus untuk membantu proses pencernaan makanan pada lambung.

Dipicu oleh stres berlebih

Ada kaitan antara stres dan sakit maag yang perlu Anda ketahui. Mengalami gangguan pencernaan dapat memicu Anda mengalami stres. Sementara ketika mengalami stres, ada kemungkinan gejala asam lambung dapat naik dan memperparah kondisi maag yang dialami.

Untuk menghindari hal ini, Anda perlu mengelola stres yang dialami. Mulai dari olahraga dan tidur yang cukup bisa menjadi langkah awal untuk Anda mengelola stres serta melemaskan otot-otot yang tegang.

Secara Berlebihan Minum Alkohol dan Merokok

Jika Anda memiliki kebiasaan minum alkohol secara berlebihan, bisa mengakibatkan iritasi dan pengikisan pada lapisan lambung. Bila kondisi ini dilakukan secara terus menerus, lambung akan lebih rentan terhadap peningkatan produksi asam lambung serta berujung pada gangguan pencernaan seperti gastritis atau radang lambung.

Selain minuman beralkohol, merokok juga dapat menjadi penyebab maag. Pasalnya, merokok dapat mengurangi produksi air liur yang mampu menetralkan asam lambung. Waktu pengosongan lambung juga akan melambat sebagai akibat dari merokok. Anda bisa mulai mengurangi kebiasaan minum alkohol dan merokok untuk mengurangi kondisi maag yang dialami.

Gemar minuman berkafein

Kebiasaan minum secangkir kopi atau teh di pagi hari telah menjadi rutinitas sehari-hari banyak orang. Namun bagi sebagian orang, minuman berkafein ini dapat memicu naiknya asam lambung ke kerongkongan yang disebabkan kendurnya lower esophageal sphincter (LES) atau katup antara kerongkongan dan perut. 

Anda tetap bisa menikmati kopi dan teh favorit Anda. Hanya saja tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Cukup konsumsi sehari sekali. Bisa juga mengonsumsi teh herbal atau kopi tanpa kafein agar terhindar dari kondisi maag.

Adanya efek samping obat

Penyebab maag bisa dipicu dari jenis obat tertentu. Beberapa obat pereda nyeri seperti aspirin, ibuprofen, dan naproxen dapat membuat lambung iritasi karena menipisnya lapisan dinding lambung. Anda juga perlu memperhatikan jenis obat-obatan semacam estrogen, obat steroid, obat penyakit tiroid, dan jenis antibiotik tertentu. Karena jenis obat-obatan tersebut bisa memicu kondisi maag Anda.

Mengalami Maag Karena Kondisi Medis

Selain pemicu yang telah disebutkan, penyebab maag lainnya bisa disebabkan oleh kondisi medis dan riwayat penyakit seseorang. Berbagai kondisi medis tersebut dapat berupa radang lambung atau gastritis, refluks asam lambung (GERD), radang pankreas, kanker lambung, atau tukak lambung.Mengenali berbagai penyebab maag dapat menjadi langkah awal untuk mencegah kambuhnya kondisi maag. Selanjutnya, Anda bisa menerapkan gaya hidup sehat dengan memperhatikan jenis makanan dan asupan gizi yang dikonsumsi disertai olahraga dan tidur yang cukup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *