Tindakan Cuci Darah Di Mayapada Hospital Bogor BMC

Cuci darah atau hemodialisis adalah prosedur untuk menggantikan fungsi ginjal yang sudah tidak bisa bekerja dengan baik akibat kerusakan pada organ tersebut. Prosedur ini juga membantu mengontrol tekanan darah dan menyeimbangkan kadar mineral dalam darah, seperti kalium, natrium, dan kalsium. Anda bisa melakukan pemeriksaan ini di Mayapada Hospital Bogor BMC.

Anda bisa ke Poliklinik bagian Urologi untuk melakukan cuci darah dari penyakit ginjal yang diderita. Ginjal adalah sepasang organ yang terletak di bawah tulang rusuk bagian belakang. Ginjal memiliki fungsi yang beragam, di antaranya untuk mengatur keseimbangan cairan di dalam tubuh, menyaring zat sisa metabolisme, melepas hormon yang mengatur tekanan darah, dan mengendalikan produksi sel darah merah.

Persiapan cuci darah dilakukan beberapa minggu sebelum prosedur ini dilaksanakan. Pasien perlu dibuatkan akses pembuluh darah agar memudahkan proses cuci darah. Terdapat tiga jenis akses pembuluh darah yang bisa dibuat oleh dokter bedah vaskuler, yaitu

  1. Fistula arteri-vena (cimino)

Fistula arteri-vena atau cimino adalah saluran buatan yang menghubungkan arteri dan vena. Akses ini merupakan akses pembuluh darah yang paling sering disarankan karena keamanan dan efektivitasnya lebih baik dibandingkan dengan jenis akses lainnya.

  1. Cangkok arteri-vena

Cangkok arteri vena dilakukan dengan menyambungkan arteri dan vena dengan menambahkan selang sintetis yang fleksibel. Metode akses ini dilakukan jika pembuluh darah pasien terlalu kecil sehingga sulit untuk dibentuk fistula.

  1. Kateter

Akses pembuluh darah menggunakan kateter biasanya menjadi pilihan terakhir dan digunakan dalam jangka waktu tertentu. Terdapat dua jenis kateter yang dapat digunakan sebagai akses, yaitu

  • Kateter non-cuffed

Kateter non-cuffed atau kateter double lumen adalah akses yang dibuat bagi pasien yang membutuhkan cuci darah dalam keadaan darurat. Pada prosesnya, dokter akan memasukkan kateter ke dalam vena besar di leher atau di lipat paha. Kateter biasanya hanya bersifat sementara, yaitu kurang dari 3 minggu, dan akan diangkat ketika pasien sudah tidak diharuskan menjalani cuci darah atau sudah memiliki akses yang lebih permanen, seperti cimino.

  • Kateter cuffed (tunnelling)

Kateter cuffed atau tunnelling adalah kateter yang ditempatkan di bawah kulit lalu dihubungkan ke vena besar. Tunnelling dapat bertahan hingga lebih dari 3 minggu. Hal ini dilakukan bila cimino atau cangkok arteri-vena tidak dapat dilakukan atau belum siap digunakan.

Prosedur cuci darah dapat dilakukan di rumah sakit terdekat. Prosedur ini biasanya berlangsung selama 3–4 jam dan dilakukan 2–3 kali dalam seminggu. Berikut ini adalah tahapan-tahapan prosedur cuci darah.

  • Pasien akan diminta untuk berbaring atau duduk selama proses cuci darah dilakukan.
  • Dokter dan perawat akan memeriksa kondisi fisik pasien, seperti tekanan darah, suhu tubuh, dan berat badan.
  • Dokter akan membersihkan akses pembuluh darah yang telah dibuat untuk pemasangan jarum.
  • Jarum yang telah terhubung dengan selang cuci darah akan dipasang di titik akses yang telah dibersihkan. Satu jarum berfungsi untuk mengalirkan darah dari dalam tubuh ke mesin, sedangkan satu jarum lainnya berfungsi untuk mengalirkan darah dari mesin ke dalam tubuh.
  • Setelah jarum terpasang, darah akan dialirkan melalui selang steril menuju alat filterisasi atau dialyzer.
  • Zat-zat sisa metabolisme dan cairan tubuh yang berlebihan akan dibuang, sedangkan darah yang sudah melalui proses cuci darah akan dikembalikan ke dalam tubuh.
  • Setelah cuci darah selesai, dokter akan mencabut jarum dari lokasi akses pembuluh darah dan menutup dengan rapat bekas tusukan jarum agar pasien tidak mengalami perdarahan.
  • Untuk memastikan banyaknya cairan yang dibuang, dokter akan menimbang kembali berat badan pasien.

Itulah serangkaian tahapan yang harus Anda lakukan jika ingin melakukan tindakan cuci darah di Mayapada Hospital Bogor BMC. Tidak hanya itu, jika ingin melakukan tindakan lain yang berhubungan dengan Poliklinik Urologi juga bisa dilakukan di rumah sakit ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *